Jemari Kerja, Harapan Baru Pemuda Kepri Menembus Dunia Kerja

Masukan dari para pengguna dan pihak yang memahami kebutuhan tenaga kerja dinilai penting agar fitur dan layanan yang tersedia benar-benar menjawab persoalan di lapangan.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat Jemari Kerja berkembang sebagai platform yang tidak hanya mudah digunakan, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pencari kerja dan perusahaan.

Bagi Rumah Pemuda Kepulauan Riau, keberhasilan inovasi digital di bidang ketenagakerjaan pada akhirnya harus terlihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  MaxOne Batam Fun Run 2026 Siap Digelar, Ajak Komunitas Lari Ramaikan Lintasan 5K

Jumlah unduhan atau pengguna aplikasi memang dapat menjadi salah satu indikator jangkauan layanan. Namun, ukuran yang lebih substantif adalah sejauh mana platform tersebut membantu pencari kerja mendapatkan pekerjaan, memperluas akses pelatihan, membuka kesempatan pemagangan, dan mengurangi kesenjangan informasi ketenagakerjaan.

Khairil berharap Jemari Kerja dikelola secara berkelanjutan dengan informasi lowongan yang akurat, sistem yang mudah digunakan, serta hubungan yang kuat dengan perusahaan dan industri di daerah.

“Pemuda Kepri membutuhkan kesempatan dan akses yang nyata untuk berkembang. Karena itu, kami berharap Jemari Kerja dapat dikelola secara berkelanjutan, dengan informasi yang akurat, sistem yang mudah digunakan, serta keterhubungan langsung dengan kebutuhan perusahaan di daerah,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pemprov Kepri Salurkan 40 Ribu Bibit Cabai untuk Rumah Tangga Masyarakat

Harapan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa transformasi digital di sektor ketenagakerjaan membutuhkan kolaborasi dan konsistensi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *