“Keamanan siber dan ketahanan informasi adalah tanggung jawab bersama. Polri tidak bisa bekerja sendiri, pers juga tidak bisa berjalan sendiri. Keduanya harus hadir bersama untuk menjaga masyarakat dan kepentingan nasional,” terangnya.
Pada akhirnya, pertahanan sebuah wilayah bukan hanya tentang seberapa kuat pagar yang dibangun di darat dan laut, tetapi juga seberapa kuat masyarakat mampu mempertahankan pikirannya dari informasi yang menyesatkan.
Di era ketika batas negara dapat ditembus hanya melalui layar ponsel, kedaulatan informasi menjadi bagian tak terpisahkan dari keamanan nasional. (Iman Suryanto)











