Investasi Batam Tembus Target, Infrastruktur dan Reformasi Regulasi Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi

Melalui regulasi tersebut, lanjut Amsakar, cakupan wilayah KPBPB Batam bertambah dari 8 pulau menjadi 22 pulau dengan luas kawasan meningkat dari sekitar 71.500 hektare menjadi 152.686,44 hektare.

Perluasan ini membuka ruang pengembangan investasi baru yang jauh lebih besar untuk mendukung industri, logistik, pariwisata, energi, hingga sektor ekonomi masa depan.

Selain itu, BP Batam juga terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur strategis yang meliputi jalan dan jembatan, drainase, pelabuhan, bandara, jaringan distribusi air minum, instalasi pengolahan air limbah (IPAL), pengelolaan limbah B3, serta fasilitas kesehatan dan pelayanan publik lainnya.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  𝐉𝐨𝐛 𝐅𝐚𝐢𝐫 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦 𝟐𝟎𝟐𝟓 𝐑𝐞𝐬𝐦𝐢 𝐃𝐢𝐛𝐮𝐤𝐚, 𝐑𝐢𝐛𝐮𝐚𝐧 𝐋𝐨𝐰𝐨𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐒𝐢𝐚𝐩 𝐃𝐢𝐚𝐤𝐬𝐞𝐬 𝐏𝐞𝐧𝐜𝐚𝐫𝐢 𝐊𝐞𝐫𝐣𝐚

Amsakar menegaskan bahwa investasi dan pembangunan infrastruktur merupakan dua hal yang saling mendukung.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap investor yang datang memperoleh kepastian usaha, dukungan infrastruktur yang memadai, serta pelayanan yang cepat dan profesional. Dengan sinergi tersebut, investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Amsakar. (*****)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *