Investasi Batam Melejit 102 Persen, Tembus Rp17,4 Triliun di Awal 2026

Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menilai capaian tersebut sebagai indikator meningkatnya kepercayaan investor.

“Lonjakan ini menunjukkan Batam tidak hanya mampu menarik investasi, tetapi juga mengeksekusinya secara lebih cepat, pasti, dan produktif,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menambahkan dominasi Batam memiliki arti strategis bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Bacaan Lainnya

“Batam memegang peran sentral dalam menggerakkan ekonomi kawasan. Pertumbuhan ini memberikan efek berantai ke sektor industri, logistik, perdagangan, dan jasa,” katanya.

BACA JUGA:  Dorong Pertumbuhan Industri, PLN Batam Hadirkan Layanan Khusus Kelistrikan

Sementara itu, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menekankan pentingnya kualitas pertumbuhan investasi.

“Ini bukan sekadar lonjakan angka, melainkan menunjukkan struktur investasi yang sehat. PMA tetap kuat dan PMDN tumbuh agresif,” ujarnya.

Berdasarkan negara asal, investasi terbesar datang dari Singapura sebesar Rp4,82 triliun, disusul Hong Kong, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Jepang. Sebaran ini mencerminkan posisi strategis Batam dalam jaringan investasi regional dan global.

BP Batam menegaskan akan menjaga momentum pertumbuhan melalui penguatan layanan investasi, percepatan penyediaan lahan dan utilitas, serta peningkatan kepastian berusaha.

Ke depan, Batam tidak hanya menargetkan peningkatan nilai investasi, tetapi juga pembangunan ekosistem industri yang berdaya saing dan berkelanjutan. (***/iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *