Inklusi Keuangan Kepri 98,43 Persen, Tertinggi Ketiga Nasional dalam SNLIK 2026

OJK, LPS dan BPS Perkuat Edukasi Keuangan

Hasil SNLIK 2026 akan menjadi rujukan bagi OJK, LPS, BPS, serta pemangku kepentingan lainnya dalam menyusun kebijakan dan strategi peningkatan literasi serta inklusi keuangan.

Kelompok yang dinilai perlu mendapat perhatian lebih antara lain masyarakat perdesaan, kelompok usia 15–17 tahun dan 51–79 tahun, masyarakat dengan pendidikan SMP ke bawah, serta petani, nelayan, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat yang belum bekerja.

Khusus bagi LPS, hasil survei menjadi dasar untuk mengembangkan strategi edukasi yang lebih tepat sasaran.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Perkuat Ketahanan dan Daya Saing Perbankan Syariah Nasional, OJK Luncurkan Dua POJK Baru

Edukasi tidak hanya diarahkan agar masyarakat mengetahui bahwa simpanannya dijamin, tetapi juga memahami bahwa LPS merupakan lembaga yang menjamin simpanan serta mengetahui mekanisme dan ketentuan penjaminannya.

Dengan meningkatnya literasi dan inklusi keuangan, masyarakat diharapkan semakin mampu menggunakan produk dan layanan jasa keuangan secara tepat dan bertanggung jawab.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *