Inklusi Keuangan Kepri 98,43 Persen, Tertinggi Ketiga Nasional dalam SNLIK 2026

Pola serupa terlihat pada inklusi keuangan. Kelompok lulusan perguruan tinggi mencatat indeks inklusi sebesar 99,49 persen.

Dari sisi pekerjaan, kelompok pensiunan atau purnawirawan memiliki indeks literasi keuangan tertinggi sebesar 85,15 persen, diikuti pegawai atau profesional sebesar 85,12 persen dan pengusaha atau wiraswasta sebesar 76,51 persen.

Sebaliknya, kelompok tidak atau belum bekerja, petani/peternak/pekebun/nelayan, serta pelajar atau mahasiswa memiliki tingkat literasi yang lebih rendah.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Presiden Prabowo Bakal Hadiri Perayaan Hari Buruh di Monas

30 Persen Masyarakat Belum Mengenal LPS

Selain mengukur literasi dan inklusi keuangan, SNLIK 2026 juga memberikan gambaran mengenai pemahaman masyarakat terhadap penjaminan simpanan.

Hasil survei menunjukkan 62,51 persen pemilik rekening mengetahui bahwa simpanannya dijamin, tetapi hanya 46,31 persen yang mengenal LPS.

Sementara itu, pemahaman mengenai penjaminan polis masih rendah. Hanya 12,47 persen pemilik produk asuransi non-Penyelenggara Program Jaminan Sosial yang mengetahui mengenai penjaminan polis.

Berdasarkan segmentasi nasabah, sebanyak 38,8 persen masyarakat sudah mengetahui adanya penjaminan simpanan sekaligus mengenal LPS.

Kemudian, 23,7 persen sudah mengetahui penjaminan simpanan tetapi belum mengenal LPS. Sebanyak 7,5 persen mengenal LPS tetapi belum memahami penjaminan simpanan.

BACA JUGA:  Telkomsel Perkenalkan Paket IndiHome dan Telkomsel One Terbaru yang Lebih Atraktif

Yang menjadi perhatian adalah 30 persen masyarakat belum mengetahui penjaminan simpanan maupun LPS.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peningkatan literasi keuangan tidak cukup hanya dengan memperbanyak kegiatan edukasi. Program literasi perlu dilakukan secara lebih terarah berdasarkan karakteristik masyarakat, wilayah, tingkat pendidikan, pendapatan, hingga kebutuhan masing-masing kelompok.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *