“Sejumlah ibu-ibu dan anak-anak ikut terkena lemparan. Itu yang membuat suporter semakin emosi,” tambahnya.
Insiden ini kini menjadi sorotan luas masyarakat Batam. Banyak kalangan mendesak adanya evaluasi total terhadap penyelenggaraan event olahraga daerah, terutama yang melibatkan massa besar dan rivalitas tinggi.
Penyelenggara dianggap tidak boleh hanya fokus pada kemeriahan acara, tetapi juga wajib memastikan keselamatan penonton, atlet, dan tamu undangan.
Tanpa pembenahan serius, turnamen olahraga yang seharusnya menjadi ruang hiburan dan persatuan justru berpotensi menjadi pemicu konflik di tengah masyarakat.(iman)









