Final Piala Wali Kota Batam Berakhir Ricuh, Wali Kota Dievakuasi dari Arena

Tony menilai kejadian ini harus menjadi pelajaran serius bagi penyelenggara, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), agar turnamen serupa ke depan disiapkan dengan standar yang lebih layak.

“Ini Piala Wali Kota, bukan pertandingan tingkat RT atau kecamatan. Harusnya lebih profesional,” tegasnya.

Kericuhan ini menjadi catatan penting bagi penyelenggara olahraga di Batam, sekaligus pengingat bahwa euforia olahraga tanpa pengelolaan keamanan dan fasilitas yang memadai dapat berubah menjadi risiko keselamatan bagi penonton. (Iman Suryanto)

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Terus Bertambah, 85 KK Telah Menempati Rumah Baru

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *