Ekonomi Kepri Tumbuh 7,48 Persen pada 2025, Tertinggi Nasional dan Ditopang Investasi

Selain pariwisata, industri kreatif juga menjadi sektor prioritas. Industri ini masuk dalam tujuh sektor unggulan nasional dan menjadi bagian dari strategi menuju Indonesia Emas 2045, sebagaimana disusun oleh pemerintah pusat.

Di sisi lain, industri digital di Kepri terus menunjukkan tren pertumbuhan positif. Permintaan terhadap data center dan infrastruktur digital mengalami peningkatan seiring dengan perkembangan ekonomi digital dan kebutuhan pengolahan data yang semakin besar.

Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) juga menjadi sorotan penting dalam struktur ekonomi Kepri. UMKM dinilai sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah, dengan kontribusi besar terutama di sektor industri pengolahan, seperti kriya, fesyen, dan kuliner.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Frekuensi Transaksi QRIS di Hari Kedua BI Kepri CERNIVAL 2025 Capai 73.140

Bank Indonesia terus mendorong penguatan UMKM melalui berbagai program, antara lain pelatihan bisnis, pendampingan, serta promosi produk unggulan daerah. UMKM diarahkan untuk naik kelas dan memperluas akses pasar, baik di tingkat regional maupun nasional.

Namun demikian, Ardhienus mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pengembangan UMKM, di antaranya keterbatasan akses pembiayaan, kualitas sumber daya manusia, serta minimnya akses pasar dan digitalisasi.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama ke depan. Kami berharap UMKM Kepri semakin adaptif, ramah terhadap teknologi, dan mampu meningkatkan daya saing,” tutupnya. (Iman Suryanto )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *