Ditarget Rampung Semester I 2026, Hunian Rumah Relokasi Nelayan di Tanjung Sauh Capai 77 Persen

Panbil Group optimistis seluruh hunian relokasi dapat segera terisi penuh dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat penerima manfaat seiring percepatan pembangunan kawasan.

Sebagai informasi, pengembangan KEK Tanjung Sauh menjadi salah satu proyek strategis dengan skala investasi besar di Batam. Kawasan ini memiliki luas sekitar 840,6 hektare yang mencakup area darat dan laut serta diproyeksikan menjadi pusat industri pengolahan, logistik, distribusi, dan energi.

Pemerintah menetapkan kawasan ini melalui regulasi KEK dengan komitmen investasi mencapai Rp199,6 triliun.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Arema Bintan Raya Tanjungpinang: Kepri Stagnan, Saatnya Maju bersama Rudi-Rafiq

Sementara pada tahap awal, pengembang menyiapkan investasi sekitar Rp5–10 triliun untuk pembangunan infrastruktur dasar seperti waduk, pelabuhan, jaringan jalan, pengelolaan air limbah, dan utilitas kawasan dalam lima tahun pertama. Kawasan ini juga diproyeksikan mampu menyerap hingga 366 ribu lapangan kerja dalam jangka panjang. (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *