Di Tengah Ketidakpastian Global, OJK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Nasional Terjaga

Di pasar modal, OJK mencatat kondisi likuiditas dan resiliensi tetap terjaga meski volatilitas global masih tinggi.

Tekanan jual investor asing mulai mereda dengan tercatatnya arus dana masuk (net buy) sebesar Rp1,62 triliun pada Juli 2026 setelah bulan sebelumnya terjadi net sell Rp19,63 triliun.

Jumlah investor pasar modal juga terus meningkat menjadi 30,06 juta investor atau tumbuh 47,63 persen sejak awal tahun. 

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Perkuat Infrastruktur Persampahan, Li Claudia Pantau Pembangunan TPS BIN Tertutup

Penghimpunan dana korporasi melalui pasar modal juga masih kuat. Hingga akhir Juli 2026, nilai fundraising mencapai Rp121,96 triliun yang berasal dari penawaran saham perdana (IPO), penawaran umum terbatas, hingga penerbitan obligasi dan sukuk.

Sementara itu, industri asuransi mencatat total aset sebesar Rp1.184,72 triliun atau tumbuh 1,86 persen secara tahunan.

Total aset dana pensiun juga meningkat 6,47 persen menjadi Rp1.680,57 triliun, menunjukkan ketahanan sektor jasa keuangan nonbank tetap terpelihara.

Pada sektor pembiayaan, piutang perusahaan pembiayaan tumbuh 1,88 persen menjadi Rp511,26 triliun dengan rasio pembiayaan bermasalah (NPF) gross membaik menjadi 3,01 persen.

BACA JUGA:  PLN Batam Tancap Tiang Perdana PLTGU Batam #1, Target Operasi 2028

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *