Dari Redaksi ke Pesisir, Ketika Jurnalis Kepri Menanam Harapan di Sungai Tiram BIntan

Alih-alih sekadar meliput, KJK melakukan peninjauan langsung ke Sungai Tiram. Mereka berdiskusi dengan warga, melihat kondisi lapangan, dan merancang aksi penanaman mangrove sebagai kegiatan berkelanjutan.

Aksi ini juga diselaraskan dengan program nasional Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) yang diinisiasi Kementerian Kehutanan. Kolaborasi ini mempertemukan inisiatif akar rumput dengan kebijakan negara, sesuatu yang jarang terwujud tanpa jembatan komunikasi yang kuat.

Menghadirkan Menteri Kehutanan ke Desa Penaga bukan soal prestise atau pencitraan. Bagi KJK, ini adalah bentuk pengakuan negara terhadap inisiatif masyarakat dan peran pers dalam mendorong perubahan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  OJK Rilis Whitelist Resmi Pedagang Aset Digital dan Kripto untuk Lindungi Konsumen

“Yang kami kejar adalah keberlanjutan, bukan sekadar momentum,” tegas Ady.

Kehadiran Raja Juli Antoni di Sungai Tiram akan menghadirkan gambaran yang berbeda dari acara pemerintahan pada umumnya. Tanpa podium megah, tanpa jarak formal hanya kerja bersama di pesisir.

Bagi warga Desa Penaga, momen ini adalah pengakuan atas perjuangan panjang menjaga lingkungan. Bagi insan pers, ini menjadi penegasan bahwa jurnalisme memiliki tanggung jawab sosial yang melampaui teks dan foto.

Pers tidak hanya menyampaikan fakta, tetapi juga mampu menjadi penghubung antara kepentingan masyarakat dan perhatian negara.

Pada hari penanaman nanti, ratusan bibit mangrove akan ditanam di Sungai Tiram. Namun yang diharapkan tumbuh bukan hanya akar dan daun, melainkan kesadaran kolektif bahwa menjaga pesisir adalah tanggung jawab bersama.

BACA JUGA:  Bulog Batam Salurkan Bantuan Pangan Februari-Maret 2026 untuk 1.667 Keluarga di Tanjung Piayu

Dari Desa Penaga, Bintan, pers mengirim pesan yang sederhana namun kuat:
“Jurnalisme bukan hanya tentang memberitakan perubahan, tetapi juga tentang ikut menumbuhkannya”. (IMAN )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *