Dalam laporan tersebut, BP Batam juga merekomendasikan sekolah untuk memasang petunjuk jalur evakuasi yang lebih jelas di setiap lantai bangunan serta melaksanakan latihan atau simulasi kebakaran secara rutin setidaknya setiap enam bulan.
Selain kunjungan edukasi, pada Juli 2026 Subdit PPK BP Batam juga melaksanakan sosialisasi dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Kegiatan tersebut diikuti tujuh sekolah pada 20–23 Juli 2026.
Melalui program tersebut, BP Batam berharap kesadaran mengenai pencegahan kebakaran dapat tumbuh sejak lingkungan sekolah dan kemudian terbawa hingga lingkungan keluarga dan masyarakat.
Dengan demikian, edukasi kebakaran tidak hanya bertujuan mengajarkan cara memadamkan api, tetapi yang lebih penting adalah membangun kesiapsiagaan, ketenangan dan kemampuan menyelamatkan diri ketika keadaan darurat benar-benar terjadi. (Iman Suryanto)











