IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Kinerja sektor logistik dan kepelabuhanan di Kota Batam terus menunjukkan tren pertumbuhan yang menggembirakan pada awal tahun 2026.
Badan Pengusahaan (BP) Batam mencatat volume arus petikemas di seluruh pelabuhan yang berada dalam wilayah kerjanya mencapai 257.108 TEUs selama periode Januari hingga April 2026.
Pencapaian tersebut menjadi sinyal positif bagi aktivitas perdagangan dan industri di kawasan Batam.
Dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, volume bongkar muat petikemas mengalami peningkatan sebesar 12 persen, menandakan semakin tingginya pergerakan barang dan aktivitas ekonomi di wilayah perdagangan bebas tersebut.
Anggota/Deputi 5 Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, yang didampingi Direktur Pengelolaan dan Pengusahaan Pelabuhan BP Batam, Benny Syahroni pada Sabtu (30/5/2026) menyebutkan bahwa, pertumbuhan ini merupakan hasil dari berbagai upaya peningkatan layanan, penguatan infrastruktur pelabuhan, serta meningkatnya kepercayaan pelaku usaha terhadap efisiensi sistem logistik di Batam.
Salah satu faktor utama yang menopang pertumbuhan tersebut adalah kinerja Terminal Peti Kemas (TPK) Batu Ampar yang kembali menjadi tulang punggung operasional Pelabuhan Batam.
Sepanjang empat bulan pertama tahun 2026, terminal ini berhasil membukukan volume petikemas sebanyak 177.278 TEUs atau sekitar 69 persen dari total arus petikemas yang ditangani seluruh pelabuhan di bawah pengelolaan BP Batam.









