Dari total 608 orang yang mendaftar sebagai pendonor, tambahnya, sebanyak 509 orang dinyatakan berhasil mendonorkan darah.
Setiap kantong darah yang terkumpul menjadi simbol harapan bagi pasien yang membutuhkan, sekaligus bukti bahwa nilai kemanusiaan masih hidup kuat dalam masyarakat Kepri.
Bagi banyak peserta, donor darah bukan hanya tentang memberi, tetapi juga tentang perasaan lega bisa menjadi bagian dari sesuatu yang lebih besar. Ada yang datang karena sudah rutin mendonor, ada pula yang baru pertama kali mencoba dan pulang dengan senyum bangga.
Melalui kegiatan seperti ini, BI Kepri tidak hanya hadir sebagai institusi penggerak ekonomi, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang turut membangun ekosistem sosial yang sehat dan peduli.
Aksi donor darah ini membuktikan bahwa angka, bukan sekadar data, tetapi representasi nyata dari ratusan niat baik yang bersatu.
Di Gedung BI Kepri hari itu, darah yang mengalir bukan hanya dari lengan para pendonor, tetapi juga dari rasa kemanusiaan yang tumbuh subur di tengah masyarakat.
Semoga langkah-langkah kecil seperti ini terus menginspirasi dan memberi harapan bagi banyak orang.(Iman Suryanto)









