Bang Nyanyang Serap Aspirasi Petani: Cabai Komoditas Strategis Penekan Inflasi

“Produksi cabai lokal harus diperkuat. Semakin banyak rumah makan dan UMKM berkembang, semakin besar pula kebutuhan bahan pangan. Kita ingin petani lokal menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas harga,” ujar Bang Nyanyang.

Pemerintah Provinsi Kepri menempatkan penguatan sektor pertanian sebagai salah satu strategi utama pengendalian inflasi daerah. Ketersediaan pangan yang cukup dan stabil dinilai menjadi faktor kunci untuk menjaga daya beli masyarakat.

Kunjungan ke Kelompok Tani Sei Gong menjadi bagian dari upaya memastikan rantai produksi pangan berjalan baik, sekaligus mendengar langsung tantangan yang dihadapi petani di lapangan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Cari Karateka Berkualitas, Disdik dan FORKI Batam Gelar O2SN Tingkat SD dan SMP se-Kota Batam

Dalam dialognya, Nyanyang juga mempelajari proses budidaya yang dilakukan petani, mulai dari penggunaan dolomit untuk memperbaiki kondisi tanah hingga pemupukan dan perawatan tanaman. Ia mengapresiasi semangat para petani yang terus berupaya meningkatkan produktivitas meski menghadapi berbagai keterbatasan.

Selain cabai, petani di kawasan Galang Baru juga mengembangkan berbagai komoditas lain seperti jagung, terong, hingga cabai keriting. Bahkan, salah satu petani setempat pernah sukses mengembangkan cabai keriting hingga 10 hektare.

Diversifikasi tanaman dinilai penting untuk menjaga stabilitas pendapatan petani serta mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi harga komoditas tunggal.

Pemerintah berharap keberhasilan kelompok tani ini dapat menjadi contoh bagi petani lain di Batam, Tanjungpinang, dan Bintan untuk memperluas lahan tanam dan meningkatkan produktivitas.

BACA JUGA:  Wakil Gubernur Kepri Hadiri Peluncuran Indeks Pencegahan Korupsi Daerah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *