IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Agenda buka puasa bersama yang digelar DPD Association of The Indonesia Tours and Travel Agencies (ASITA) Kepulauan Riau menjadi momentum strategis bagi pelaku industri pariwisata sekaligus menghadirkan aksi sosial nyata di tengah tren positif sektor wisata.
Kegiatan yang berlangsung di Batam View Beach Resort, Selasa (3/3/2026), itu dihadiri lebih dari 230 peserta, termasuk 160 anak yatim. Dalam kesempatan tersebut, ASITA Kepri menyerahkan santunan kepada lima yayasan panti asuhan dan pondok pesantren.
Suasana kebersamaan terasa sejak awal acara. Sejumlah pelaku industri pariwisata hadir, mulai dari agen perjalanan, pengelola terminal feri, pengusaha oleh-oleh, hingga pihak perhotelan.
Ketua DPD ASITA Kepri, Eva Betty Siahaan, menegaskan bahwa tahun ini skala kegiatan diperbesar sebagai bentuk kepedulian sekaligus penguatan solidaritas lintas latar belakang di tubuh organisasi.
“Kami tidak hanya mengundang yayasan Muslim, tetapi juga yayasan non-Muslim sebagai bukti toleransi kami di ASITA. Anggota kami sangat beragam, ada yang Chinese, ada yang Muslim, maupun non-Muslim lainnya. Kita semua bercampur dan bersatu,” ujarnya.
Menurut Eva, keberagaman tersebut menjadi kekuatan utama dalam membangun industri pariwisata Kepri yang inklusif dan berdaya saing.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardi Winata, menyampaikan capaian signifikan sektor pariwisata sepanjang 2025. Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam tercatat menembus 1.613.202 orang, melampaui target 1,5 juta kunjungan.
