APBD Perubahan Batam 2026 Naik, Pendapatan Tembus Rp4,255 Triliun untuk Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Batam juga dinilai memiliki keunggulan melalui pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, Kawasan Ekonomi Khusus Nongsa Digital Park, serta Batam Aero Technic yang terus menjadi magnet investasi nasional maupun internasional.

Di sisi lain, inflasi Kota Batam diproyeksikan tetap terkendali pada kisaran 1,5 hingga 3,5 persen sesuai target nasional. Konsumsi riil per kapita masyarakat juga diperkirakan meningkat menjadi Rp20,24 juta hingga Rp20,64 juta sepanjang 2026, mencerminkan optimisme terhadap daya beli masyarakat.

Ketua DPRD Kota Batam, Haji Muhammad Kamaluddin, mengatakan dokumen Rancangan Perubahan KUA-PPAS APBD 2026 selanjutnya akan dibahas secara mendalam oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah.

Bacaan Lainnya

“Selanjutnya, Perubahan KUA/PPAS ini akan dibahas bersama Banggar DPRD dan Tim Anggaran Pemko Batam,” ujar Kamaluddin.

Pembahasan tersebut akan menjadi tahapan penting dalam memastikan perubahan APBD 2026 mampu memperkuat fondasi fiskal daerah sekaligus mendukung agenda pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Batam yang berorientasi pada investasi, peningkatan pelayanan publik, serta kesejahteraan masyarakat. (Iman)

Pos terkait