“Penyediaan lahan rumah ibadah adalah kebutuhan penting bagi warga. Kita ingin lingkungan yang rukun dan nyaman, sekaligus menunjukkan toleransi yang selama ini terjaga baik di Batam,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Pemko Batam dan BP Batam akan memastikan proses hibah berjalan lancar sehingga pembangunan masjid dapat segera diwujudkan untuk memenuhi kebutuhan warga Central Hills dan sekitarnya.
Bahkan, Amsakar langsung memerintahkan Direktur Pengelolaan Lahan BP Batam dan tim teknis Pemko Batam untuk dapat segera merampungkan proses hibah lahan untuk pendirian Masjid di Central Hills.
“Kita ingin prosesnya segera selesai. Diupayakan 2 minggu semuanya clear. Sehingga warga sudah bisa memanfaatkan lahan ini. Dan dapat digunakan untuk shalat tarawih Ramadan tahun depan,” ungkapnya.
Ditempat yang sama, Daeng Harianto Ketua Perjuangan Pendirian Masjid di Perumahan Central menyampaikan rasa terimakasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung perjuangan pendirian masjid tersebut. Terkhusus kepada Walikota Batam.
“Kurang lebih satu tahun perjuangan kami ini. Alhamdulillah, hari ini adalah momen yang membahagiakan buat kita semua. Terimakasih Pak Amsakar sudah turun menyelesaikan persoalan dan aspirasi kami ini,” ucapnya.
Selanjutnya kata Daeng, pihaknya akan segera mempersiapkan rencana pendirian Masjid tersebut dalam waktu dekat.
“Target kita, kita akan gunakan di Ramadan nanti. Yang terpenting lantai dan atapnya bisa kita siapkan segera. Kita tunggu proses PLnya selesai dan insyallah, peletakan batu pertama nanti, Pak Amsakar akan hadir. Ini tentu kebahagiaan kita semua,” ungkap Daeng Harianto.(**)










