“Rasanya lebih tenang buka puasa sambil lihat laut. Anak-anak juga senang karena tempatnya luas. Yang paling bikin hati hangat, katanya sebagian hasilnya untuk infaq. Jadi kita makan enak tapi tetap bisa berbagi,” ujarnya saat ditemui pada Sabtu (28/2/2026) sore.
Hal senada disampaikan Ardi (41), karyawan swasta yang datang bersama rekan-rekan kantornya.
“Harga Rp228 ribu menurut saya sepadan dengan variasi makanannya. Pilihannya banyak dan rasanya enak. Suasananya juga beda, lebih santai dibanding buka di mal. Ada angin laut, jadi nggak terasa pengap,” katanya.
Program ini sekaligus menjadi strategi sektor perhotelan di Batam untuk menggairahkan okupansi selama Ramadan. Momen berbuka puasa bersama keluarga, sahabat, hingga kolega menjadi peluang untuk meningkatkan kunjungan domestik sekaligus memperkuat citra Batam sebagai destinasi wisata kuliner berbasis hospitality.
Dengan kombinasi panorama laut, sajian berlimpah, serta sentuhan nilai berbagi, “Teras Ramadan” di HARRIS Resort Waterfront Batam tak sekadar menawarkan makan malam. Ia menghadirkan pengalaman—bahwa Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang kebersamaan, syukur, dan kepedulian. (Iman)









