IDNNEWS.CO.ID, NUSANTARA — Sebanyak sekitar 40 investor pelopor pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di IKN Nusantara, Senin (17/8/2026).
Kehadiran para investor tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan yang digelar di IKN. Upacara akan berlangsung di Plaza Seremoni IKN dan dihadiri sekitar 3.500 peserta.
Deputi Bidang Pengendalian Pembangunan Otorita IKN, Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, mengatakan sejumlah investor pelopor telah mengonfirmasi kehadiran mereka dalam upacara tersebut.
“Investor berdasarkan informasi ada kurang lebih 40-an yang merupakan investor pelopor itu akan hadir. Sudah konfirmasi kepada kami,” kata Thomas saat ditemui di sela acara Malam Kehormatan dan Malam Renungan Suci di Taman Kusuma Bangsa IKN, Minggu (16/8/2026).
Thomas tidak merinci nama-nama investor yang akan hadir. Namun, ia menjelaskan bahwa investor yang diundang merupakan pihak yang telah merealisasikan pembangunan proyek maupun telah melakukan groundbreaking di kawasan IKN.
“Kalau kita lihat hari ini kan sudah ada, hari ini hotel sudah ada, Swissotel. Kita lihat hari ini rumah sakit swasta itu sudah ada, dan beberapa investor yang sudah groundbreaking akan hadir pada hari esok,” ujarnya.
Salah satu investor pelopor yang telah memiliki proyek beroperasi di IKN adalah Swissotel Nusantara. Hotel tersebut dibangun oleh Konsorsium Nusantara yang dipimpin perusahaan Agung Sedayu milik Sugianto Kusuma atau Aguan.
Swissotel Nusantara telah beroperasi dan sebelumnya menjadi salah satu akomodasi bagi para menteri serta tamu undangan dalam rangkaian peringatan HUT RI di IKN pada 2024.
Selain sektor perhotelan, investasi swasta di IKN juga mencakup layanan kesehatan. Saat ini telah beroperasi Rumah Sakit Mayapada, yang berada di bawah naungan PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk. (SRAJ), milik Dato’ Sri Tahir.
Thomas mengatakan keterlibatan investor dalam berbagai kegiatan di IKN telah berlangsung sejak tahap awal pembangunan kawasan tersebut.
“Kalau Swissotel sudah ada dari awal. Perwakilan mereka sudah ada, pasti ada. Dari awal mereka sudah dilibatkan dalam berbagai aktivitas olahraga dan lain sebagainya mereka aktif,” katanya.
Kehadiran sekitar 40 investor pelopor tersebut menunjukkan keterlibatan sektor swasta dalam perkembangan IKN, terutama investor yang telah merealisasikan proyek pembangunan maupun mengambil bagian dalam pengembangan kawasan.
SUMBER: BISNIS INDONESIA










