Amsakar Achmad: Sekolah Terintegrasi Merah Putih Jadi Simbol Optimisme Baru Rempang

IDNNews.co.id, BATAM – Kepala BP Batam yang juga Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Rempang bukan sekadar menghadirkan fasilitas pendidikan, tetapi juga menjadi simbol optimisme baru sekaligus upaya memulihkan citra dan kondisi psikologis masyarakat Rempang.

Pernyataan tersebut disampaikan Amsakar saat menghadiri kegiatan “Rempang Ceria Bersama Sekolah Terintegrasi Merah Putih” di Rempang, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/8).

Menurut Amsakar, selama ini Rempang kerap dipersepsikan sebagai wilayah yang penuh gejolak. Namun, suasana kebersamaan dan antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut menunjukkan kondisi yang berbeda.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Pembangunan Kampung Nelayan Modern Dimulai, Tanjung Banun Jadi Pusat Utama

“Selama ini seolah-olah Rempang suasananya kacau. Padahal hari ini kita melihat wajah-wajah yang cerah, wajah-wajah sumringah, tokoh-tokoh hadir dalam kegiatan yang sangat penting ini. Ini menjadi jawaban bahwa sebenarnya masyarakat Rempang tidak ada persoalan apa-apa,” ujarnya.

Karena itu, tema “Rempang Ceria” dipilih sebagai bentuk pesan positif bahwa masyarakat Rempang siap menatap masa depan melalui pembangunan sumber daya manusia.

Amsakar menjelaskan pelaksanaan kegiatan tersebut juga bertepatan dengan dua momentum penting, yakni peringatan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli serta rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sepanjang Agustus.

BACA JUGA:  Sedekah Kuota: Inisiatif Digital Tri Permudah Pelanggan Berbagi Kebaikan di Bulan Ramadan

Melalui kegiatan itu, pemerintah ingin menghadirkan ruang yang menyenangkan bagi anak-anak sekaligus memulihkan kondisi psikologis mereka setelah berbagai dinamika yang terjadi di Rempang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *