IDNNEWS.CO.ID, JAKARTA – Dewan Pertahanan Nasional (DPN) bersama Badan Pengusahaan (BP) Batam memperkuat sinergi dalam merumuskan arah pengembangan Batam sebagai kawasan ekonomi strategis nasional sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
Langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi yang berlangsung di Situation Room Kantor DPN, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Audiensi dipimpin Deputi Bidang Geopolitik DPN, Dr. Begi Hersutanto, S.H., M.A., didampingi jajaran tenaga ahli DPN. Sementara dari BP Batam, rombongan dipimpin Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum Ariastuty Sirait bersama jajaran.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis sebagai bagian dari penyusunan kajian strategis DPN terkait pengembangan Batam di tengah dinamika geopolitik global dan percepatan transformasi ekonomi digital.
Dalam kesempatan itu, Begi Hersutanto menjelaskan bahwa DPN memiliki mandat memberikan rekomendasi strategis kepada Presiden mengenai berbagai isu yang berkaitan dengan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta keberlangsungan nasional.
Karena itu, menurutnya, perkembangan kawasan strategis seperti Batam menjadi salah satu aspek penting dalam penyusunan kebijakan nasional, terutama yang berkaitan dengan pembangunan ekonomi dan infrastruktur digital.
Sementara itu, BP Batam memaparkan posisi strategis Batam yang berada di jalur perdagangan internasional serta perkembangan investasi yang terus menunjukkan tren positif. Selain itu, berbagai proyek strategis yang tengah dikembangkan juga dipresentasikan sebagai upaya memperkuat daya saing kawasan.










