IDNNEWS.CO.ID, BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus mempercepat realisasi investasi strategis di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Sauh sebagai upaya memperkuat pertumbuhan ekonomi Batam dan Kepulauan Riau.
Hingga tahun 2035, nilai investasi di kawasan tersebut diproyeksikan mencapai Rp191 triliun dengan potensi penyerapan 209 ribu tenaga kerja.
Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis saat ditemui KE Groups disela-sela MoU tersebut pada Kamis (23/7/2026) sore, mengatakan pihaknya telah menyepakati tiga fokus utama dalam mengawal pengembangan investasi di kawasan tersebut.
Pertama, BP Batam memberikan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan kawasan industri dan investasi di KEK Tanjung Sauh.
Kedua, memperkuat pertukaran data investasi agar setiap aktivitas penanaman modal di kawasan ekonomi khusus dapat dipantau secara terpadu.
Dan ketiga, melakukan monitoring terhadap perkembangan realisasi investasi sekaligus jumlah tenaga kerja yang terserap.










