ALMI Batam Desak Aktivitas PT ASL Dihentikan Sementara Usai Kecelakaan Kerja

Ketua Aliansi Maritim Indonesia (ALMI) Kota Batam yang juga Ketua Forum Masyarakat Peduli Batam Maju (FMPBM), Osman Hasyim
Ketua Aliansi Maritim Indonesia (ALMI) Kota Batam yang juga Ketua Forum Masyarakat Peduli Batam Maju (FMPBM), Osman Hasyim

IDNNEWS.CO.ID, BATAM — Aliansi Maritim Indonesia (ALMI) Kota Batam mendesak agar aktivitas operasional di PT ASL Shipyard dihentikan sementara menyusul terjadinya kecelakaan kerja yang menimbulkan korban. Penghentian kegiatan tersebut dinilai perlu dilakukan hingga proses audit menyeluruh terkait keselamatan dan kesehatan kerja (K3) benar-benar tuntas.

Ketua ALMI Batam, Osman Hasyim, menegaskan bahwa langkah penghentian sementara merupakan prosedur yang seharusnya dilakukan dalam penanganan insiden kecelakaan kerja di kawasan industri, khususnya sektor galangan kapal yang memiliki tingkat risiko tinggi.

Menurutnya, audit menyeluruh harus menjadi prioritas untuk mengetahui akar persoalan yang menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja tersebut.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  'Indonesia Menuju Kedaulatan AI'. Indosat Ooredoo Hutchison Gelar Indonesia AI Day 2024

“Seharusnya kegiatan di ASL dihentikan sementara sampai dilakukan audit total dan selesai. Selama proses audit berlangsung, aktivitas operasional sebaiknya dihentikan dulu,” ujar Osman.

Ia menjelaskan, audit total tersebut penting untuk memastikan apakah sistem keselamatan kerja di perusahaan telah berjalan sesuai standar atau justru terdapat kelemahan dalam penerapan K3.

Dari hasil audit nantinya, lanjut Osman, baru dapat disimpulkan secara jelas mengenai permasalahan mendasar yang terjadi, termasuk langkah-langkah perbaikan yang harus dilakukan perusahaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *