143 Kapal Nelayan Menganggur, Wahyu Wahyudin Ingatkan Dampak Ekonomi Pesisir

Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sekaligus Sekretaris Komisi II, Wahyu Wahyudin
Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sekaligus Sekretaris Komisi II, Wahyu Wahyudin

IDNNews.co.id, Batam — Persoalan perizinan kapal nelayan di Kepulauan Riau kembali menjadi sorotan. Sekretaris Komisi II DPRD Kepri, Wahyu Wahyudin, SE., MM, menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap nasib ratusan nelayan yang hingga kini belum bisa melaut akibat izin berlayar yang belum diterbitkan.

Wahyu mengungkapkan, dirinya telah meninjau langsung permasalahan tersebut sejak 20 November 2025. Namun hingga 26 Desember 2025, atau lebih dari satu bulan berlalu, persoalan perizinan belum juga menemui titik terang.

“Ini sudah lebih dari satu bulan. Bahkan sebelum November, persoalan ini sudah berjalan hampir tiga bulan. Total ada 143 pemilik kapal nelayan yang melapor karena belum mendapatkan izin berlayar,” ujar Wahyu.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Ketua DPRD Iman Sutiawan Siap Bersinergi dengan HMNI Kepri

Dari jumlah tersebut, sebanyak 43 kapal berukuran 6–10 Gross Ton (GT), sementara sekitar 100 kapal lainnya berukuran 11–30 GT.

Seluruhnya kini terpaksa berhenti beroperasi, sehingga berdampak langsung terhadap pendapatan nelayan dan perputaran ekonomi pesisir.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *