Nyanyang menyebut olahraga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui kompetisi, atlet tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknis, tetapi juga disiplin, kerja keras, sportivitas dan mental bertanding.
Kepada seluruh atlet yang bertanding, Nyanyang berpesan agar menjadikan kejuaraan tersebut sebagai kesempatan untuk mengasah kemampuan sekaligus memperluas persahabatan.
Ia meminta para peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas, menjaga keselamatan selama pertandingan dan menghormati setiap keputusan wasit maupun juri.
“Menang atau kalah adalah bagian dari proses. Namun, nama baik dan persahabatan antaratlet adalah yang utama,” pesannya.
Nyanyang juga memberikan apresiasi khusus terhadap konsep penyelenggaraan kejuaraan yang digelar di dalam ruangan hotel.
“Ini merupakan kejuaraan bela diri yang dilaksanakan di dalam hotel. Ini berkat kerja keras ketua panitia dan seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekjen National Sport Communication KONI Pusat Lukman Djajadikusuma mengatakan taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga Olimpiade yang memiliki kontribusi penting terhadap prestasi olahraga Indonesia.
“Taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga Olimpiade, sehingga kontribusi prestasinya sangat dibutuhkan dalam mendukung pembangunan olahraga nasional serta menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.











