Wagub Nyanyang Haris Pratamura: Pendidikan Jadi Kunci Utama ‘Memutus Rantai’ Kemiskinan di Kepri

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura

Berdasarkan data yang disampaikannya, diketahui, sekitar 63 persen pelajar di Kepri menempuh pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sedangkan sekitar 38 persen berada di Sekolah Menengah Atas (SMA). Angka tersebut perlu dikonfirmasi berdasarkan tahun dan sumber data sebelum dipublikasikan sebagai statistik resmi.

“Pendidikan harus mampu membuka peluang bagi anak-anak kita untuk mendapatkan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya. Karena itu, pendidikan vokasi perlu terus diperkuat agar keterampilan lulusan sesuai dengan kebutuhan industri,” katanya.

Ia juga menyoroti adanya lulusan SMK yang telah memperoleh kepastian diterima bekerja sebelum kelulusan resmi diterbitkan. Menurutnya, keterhubungan antara sekolah dan industri perlu terus diperluas agar semakin banyak lulusan lokal memperoleh kesempatan kerja.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Program TNI Manunggal Membangun Desa ke-125 Resmi Dimulai. Ini Amanat Pemerintah Kota Batam

Pemerintah, lanjutnya, perlu memastikan bahwa akses pendidikan tidak terhambat oleh kondisi ekonomi keluarga. Dukungan terhadap biaya pendidikan, pendampingan keluarga, dan peningkatan kualitas pembelajaran menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.

Investor Harus Ikut Mendorong Kesejahteraan Masyarakat

Sebagai daerah tujuan investasi, Kepri memiliki peluang besar untuk menghubungkan pertumbuhan industri dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, Wagub Nyanyang mendorong agar kehadiran investor tidak hanya berorientasi pada pengembangan usaha, tetapi juga diikuti kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelatihan tenaga kerja, dan penciptaan lapangan pekerjaan.

“Investasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap investor ikut mengambil peran dalam menyiapkan tenaga kerja lokal melalui pendidikan, pelatihan keterampilan, dan pembukaan lapangan kerja. Dengan begitu, masyarakat Kepri dapat menjadi bagian penting dari pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

BACA JUGA:  Realisasi PAD di April Capai 31,76 Persen, Sekda Jefridin Minta Perangkat Daerah Optimalisasi Pendapatan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *