Tito Karnavian Siapkan Tim Kemendagri untuk Cek Daerah dengan Belanja dan Pendapatan Rendah

Daya Beli Masyarakat Jadi Perhatian

Selain belanja pemerintah daerah, Tito menyebut konsumsi rumah tangga sebagai komponen lain yang turut menentukan pertumbuhan ekonomi.

Menurut dia, rendahnya konsumsi rumah tangga menunjukkan daya beli masyarakat yang juga rendah.

Karena itu, pemerintah daerah memiliki peran dalam meningkatkan daya beli masyarakat, salah satunya melalui pembukaan lapangan kerja.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Batam Jaga Inflasi Tetap Terkendali, Pemko Ikuti Rakor Bersama Mendagri

Selain itu, masyarakat yang kurang mampu juga perlu mendapatkan bantuan agar kemampuan konsumsinya tetap terjaga.

“Di mana peran pemerintah daerah untuk meningkatkan daya beli masyarakat? Ya pembukaan lapangan kerja misalnya, kemudian untuk masyarakat yang kurang mampu diberikan bantuan. Itu adalah daya beli,” jelasnya.

Investasi Harus Terus Didorong

Komponen berikutnya yang menjadi perhatian adalah investasi. Tito menegaskan investasi yang masuk ke suatu daerah tidak hanya berasal dari luar negeri, tetapi juga dari dalam negeri.

Menurut dia, masuknya investasi akan menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi di daerah.

Investasi dapat membuka lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan transaksi jual beli dan aktivitas ekonomi lainnya.

BACA JUGA:  Pasien Ditolak Pakai BPJS Kesehatan, Ombudsman Kepri Sidak RSUD Embung Fatimah

“Pembukaan lapangan kerja, kemudian ada ekonomi yang berputar, transaksi jual beli, dan lain-lain. Maka kuncinya adalah bagaimana daerah bisa mempermudah investasi, mengundang investor, dan lain-lain, agar hidup,” kata Tito.

Karena itu, pemerintah daerah diminta terus menciptakan ekosistem yang dapat mempermudah investor untuk menanamkan modalnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *