TEP UNDIP: Potensi Maritim Rempang Besar, tetapi Terancam Minim Infrastruktur

Kelembagaan Lemah dan Konflik Sosial Menguat

Kelembagaan ekonomi seperti Koperasi Produsen Transmigrasi Banon Tanah Harapan masih berada pada tahap awal pengembangan. Rendahnya literasi finansial menjadi tantangan besar dalam pengelolaan usaha bersama. Selain itu, penyaluran bantuan pemerintah yang dinilai tidak merata—lebih terfokus pada kawasan Rempang Eco-City—menimbulkan kecemburuan sosial di SP-Tempatan.

Minimnya akses pendidikan jenjang SMP dan SMA juga menghambat peningkatan kualitas SDM lokal.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Gowes Bareng BKOW Kepri, Gemakan Semangat Pahlawan di Bumi Segantang Lada

Rekomendasi: Literasi Finansial, Sanitasi 3R, dan Tata Kelola Kolaboratif

TEP UNDIP merumuskan tiga rekomendasi prioritas jangka pendek untuk meningkatkan keberlanjutan kawasan:

1. Quick Win – Penguatan Literasi Finansial
Pelatihan intensif bagi koperasi dan Kelompok Wanita Tani (KWT) untuk mendorong kemandirian modal dan pengembangan hilirisasi rajungan skala kecil.

2. Investasi Mendesak – Sanitasi dan TPS 3R
Penyusunan Detail Engineering Design (DED) serta alokasi anggaran pembangunan septic tank komunal dan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R guna menghentikan pencemaran laut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *