IDNNEWS.CO.ID, TANJUNGPINANG — Delapan tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalani hari-hari dalam keterbatasan. Bagi Trisno Aji Putra, waktu panjang itu dilalui lebih banyak di atas tempat tidur setelah sebuah kecelakaan lalu lintas mengubah perjalanan hidupnya.
Minggu (6/9/2026), suasana berbeda hadir di kediamannya di Jalan Soekarno Hatta, Lorong Buntu, di samping Kantor Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang.
Sejumlah rekan seprofesinya datang menyambangi Aji. Mereka bukan sekadar membawa bantuan, tetapi juga membawa sesuatu yang mungkin jauh lebih berharga: rasa persaudaraan dan kepedulian.
Aji merupakan mantan wartawan Tribun Batam. Ia kini tengah berjuang menghadapi sakit menahun setelah mengalami kecelakaan lalu lintas sekitar delapan tahun lalu di Jalan Suka Berenang, tepatnya di depan Kedai Kopi Belete, Tanjungpinang.
Kecelakaan tersebut meninggalkan dampak panjang. Hingga kini, kaki dan tangan kanannya belum dapat digunakan sehingga aktivitas sehari-harinya harus dijalani dari atas tempat tidur.
Namun, kehadiran para jurnalis senior di rumahnya hari itu menghadirkan senyum. Aji tampak senang menerima kedatangan orang-orang yang pernah berada dalam satu dunia dengannya: dunia jurnalistik.
Kunjungan tersebut dilakukan Komunitas Jurnalis Kepri (KJK) sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama insan pers.
Rombongan dipimpin langsung Ketua Umum KJK Ady Indra Pawennari. Turut hadir Sekretaris Jenderal Amril Agin, Bendahara Umum Ambok Akok, serta dua jurnalis senior Kepri, Ridarman Bay dan Suyono.
