Sumpah Pemuda 2026, Wagub Nyanyang Haris Pratamura Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan dan Inovasi

Dalam konteks kehidupan berbangsa saat ini, generasi muda diharapkan mampu menjadi perekat persatuan, mengembangkan sikap toleransi, serta menghindari tindakan yang dapat memicu perpecahan.

Tantangan era digital juga membutuhkan kedewasaan dalam menerima dan menyebarkan informasi. Pemuda tidak cukup hanya memiliki kecakapan teknologi, tetapi juga harus mampu memilah informasi, memerangi hoaks, dan menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Semangat kebangsaan, dengan demikian, perlu diwujudkan melalui perilaku sehari-hari, termasuk menghormati perbedaan pendapat, menjaga kerukunan, dan membangun ruang dialog yang sehat.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Ini Dukungan Masyarakat Pulau Ngenang untuk Proyek Strategis Nasional Tanjung Sauh

Pemuda Harus Menjadi Pelaku Pembangunan

Di tengah persaingan global yang semakin kompetitif, kualitas generasi muda menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan masa depan Indonesia.

Nyanyang memandang pemuda perlu mempersiapkan diri dengan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja, kemampuan beradaptasi, kreativitas, serta jiwa kewirausahaan.

Penguasaan teknologi digital, kecerdasan buatan, ekonomi kreatif, dan inovasi usaha dapat menjadi peluang bagi anak muda untuk menciptakan lapangan kerja sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Pemuda juga perlu didorong agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menjadi pencipta peluang melalui usaha produktif dan pemanfaatan potensi lokal.

BACA JUGA:  Turut Kendalikan Inflasi, TPID Kepri Maksimalkan Strategi 4K

Pendidikan, pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan sektor swasta menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten.

Kepri Membutuhkan Generasi Muda yang Kompetitif

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *