Sementara itu, untuk pelayanan air bersih, ia menyebut sejumlah indikator perbaikan mulai terlihat dan meminta seluruh jajaran turut meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberi sinyal akan dilakukan evaluasi kinerja secara menyeluruh dalam satu bulan ke depan, khususnya bagi pejabat eselon III dan IV yang dinilai belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Menurutnya, evaluasi dilakukan berdasarkan kinerja dan profesionalitas, bukan faktor subjektif.
“Kami membutuhkan tim yang solid dan profesional. Jika ada pegawai yang justru menghambat kinerja dan tidak dapat dibina, segera koordinasikan dengan bagian kepegawaian,” ujarnya.
Selain penekanan terhadap evaluasi, Amsakar turut mengapresiasi soliditas yang mulai terbangun antara Pemerintah Kota Batam dan BP Batam, salah satunya melalui kegiatan Safari Ramadan bersama. Ia berharap sinergi tersebut terus diperkuat tanpa sekat kelembagaan.
Di sisi lain, ia juga mengapresiasi capaian ekonomi Batam sepanjang 2025. Realisasi investasi tercatat mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target.
Pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan tren positif hingga 7,49 persen pada triwulan IV. Selain itu, Batam masuk dalam nominasi nasional atas keberhasilan menekan angka pengangguran dan kemiskinan.
Menutup apel, Amsakar mengajak seluruh pegawai Muslim melaksanakan Salat Istisqa di lokasi yang sama sebagai ikhtiar menghadapi kondisi cuaca panas ekstrem yang berdampak pada berkurangnya ketersediaan air baku di sejumlah waduk.
Ia juga mengajak seluruh pegawai kembali bekerja dengan semangat baru usai Idulfitri. “Selamat bekerja kembali. Taqabbalallahu minna wa minkum, minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin,” tutupnya. (***)









