“Kami berkomitmen menjaga ketersediaan beras dan komoditas strategis lainnya di Batam. Kolaborasi dengan KJK diharapkan dapat membantu mengedukasi masyarakat sekaligus menangkal informasi yang keliru terkait pangan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum KJK, Ady Indra Pawennari, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari upaya KJK membangun kemitraan yang konstruktif dengan berbagai pemangku kepentingan di Kepri, termasuk BUMN.
“Kami datang bukan sekadar bersilaturahmi, tetapi juga ingin membangun kerja sama yang berkelanjutan. KJK siap menjadi mitra strategis Bulog Batam dalam menyampaikan informasi kepada publik, terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat luas,” kata Ady.
Ia menilai, transparansi informasi pangan sangat penting di tengah dinamika ekonomi saat ini. Peran media, lanjut Ady, bukan hanya memberitakan, tetapi juga memberikan edukasi.
“Pers punya tanggung jawab sosial. Melalui kerja sama ini, kami ingin ikut mendorong kesadaran masyarakat tentang pentingnya ketahanan pangan, sekaligus mengawal kebijakan pemerintah agar tepat sasaran,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak juga menyepakati sejumlah program kerja sama, di antaranya publikasi rutin kegiatan Bulog, diskusi tematik seputar pangan, hingga rencana kegiatan sosial bersama yang melibatkan komunitas jurnalis.
Ady berharap sinergi ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Batam dan Kepri secara umum.
“Kami optimistis kolaborasi ini akan melahirkan banyak program positif. Semoga ke depan, KJK dan Bulog Batam bisa terus berjalan beriringan dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.
Anjangsana ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah, menandai komitmen bersama antara KJK dan Bulog Batam untuk memperkuat sinergi demi ketahanan pangan serta penyampaian informasi publik yang berkualitas. (Iman Suryanto)










