Rute Jakarta dan Medan Jadi Andalan Bandara Hang Nadim Batam Saat Nataru

Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi,
Penjabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi,

“Puncak arus mudik kita prediksi terjadi pada Minggu, 21 Desember, sementara arus balik diperkirakan pada 4 Januari 2026. Di hari-hari tersebut, pergerakan penumpang harian diperkirakan berada di kisaran 15 ribu orang,” jelas Annang.

Lonjakan ini diyakini akan memberikan efek berganda bagi perekonomian daerah, mulai dari sektor transportasi, perhotelan, UMKM, hingga aktivitas komersial di area bandara.

Dari sisi operasional, Bandara Hang Nadim Batam menyiapkan kapasitas penerbangan dengan rata-rata 80 pergerakan pesawat per jam untuk take off dan landing, seperti hari normal. Namun demikian, manajemen bandara membuka peluang penambahan extra flight dari maskapai penerbangan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Latihan Antisipasi Teror, Bandara Hang Nadim Batam Gelar Simulasi Sandera dan Penjinakan Bom

“Kami sudah mengantisipasi persiapan extra flight dari maskapai. Detailnya memang belum bisa kami sampaikan karena masih berproses, tapi begitu sudah final, akan segera kami informasikan ke rekan-rekan media. Ini tentu menjadi sinyal positif bahwa Batam tetap menjadi destinasi strategis,” ujarnya.

Sebagai bagian dari stimulus selama masa Nataru, PT Bandara Internasional Batam juga mengikuti kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan dengan memberikan insentif tarif jasa kebandarudaraan.

Insentif tersebut meliputi diskon PJP2U atau Passenger Service Charge (PSC), yakni tarif pelayanan jasa penumpang pesawat udara, serta diskon PJP4U yang mencakup tarif pendaratan, penempatan, dan penyimpanan pesawat (landing fee).

BACA JUGA:  Konektivitas Udara Dorong Perekonomian Daerah, Bandara Internasional Hang Nadim Batam Layani Puluhan Rute Strategis

“Intinya, baik tarif untuk penumpang maupun maskapai kita berikan diskon sesuai edaran dari Kementerian Perhubungan. Harapannya, ini bisa mendorong peningkatan trafik penerbangan selama Nataru,” kata Annang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *