Program KIMARA Pertamina Batam Ubah Sampah Jadi Cuan, Bank Sampah Kelola 3 Ton Limbah per Bulan

Selain itu, UBS RT One Berseri ini juga mengembangkan hidroponik. Hasil panen hidroponik saat ini mencapai 20 kg per bulan yang dipasarkan kepada masyarakat sekitar. Keberhasilan program ini berdampak pada kelestarian lingkungan dan membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.

“Pengelolaan sampah anorganik juga menunjukkan hasil yang signifikan dengan volume mencapai 3 ton per bulan yang kemudian dipilah dan dijual ke perusahaan daur ulang. Dari seluruh aktivitas tersebut, kelompok binaan ini berhasil mengurangi timbunan sampah yang berakhir di TPA dan menciptakan sumber pendapatan tambahan yang mendukung perekonomian anggota UBS RT One Berseri,” kata Fahrougi.

BACA JUGA:  Kenaikan Harga Avtur Picu Penyesuaian Tarif, Operasional Bandara Hang Nadim Batam Tetap Normal

Sementara itu, Anggota UBS RT One Berseri, Nella Nelfia mengucapkan terima kasih kepada Pertamina khususnya AFT Hang Nadim yang telah membimbing dan mendampingi

Bacaan Lainnya

UBS RT One Berseri dalam pengelolaan sampah serta pengembangan budidaya hidroponik.

“Pertamina sudah membina kami selama 4 tahun, sekarang kami semakin mandiri dalam mengelola sampah dan pendapatan kami semakin meningkat. Melalui program ini, kami belajar bahwa keterbatasan lahan bukan menjadi alasan untuk tidak menanam sayuran. Dengan lahan sederhana di rumah, kami dapat membudidayakan sayuran secara hidroponik,” jelas Nella.

BACA JUGA:  Stok Energi Aman, Pertamina dan Pemko Banda Aceh Perketat Pengawasan SPBU

Perlu diketahui, hal ini sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Pengelolaan sampah yang dilakukan oleh kelompok ini mendukung upaya pengurangan sampah, daur ulang, dan penggunaan kembali bahan-bahan yang masih dapat dimanfaatkan. (**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *