Dalam sambutannya, Ansar berharap Porprov VI Kepri berjalan sukses dan menjunjung tinggi sportivitas. Ia menegaskan bahwa nilai utama dalam pertandingan bukan sekadar kemenangan, melainkan kejujuran dan sikap sportif.
“Saya ingatkan bahwa yang terpenting dalam sebuah pertandingan bukanlah menang atau kalah, tetapi lebih kepada nilai kejujuran dan sportivitas para atlet, juri, dan wasit dalam pertandingan,” ujar Ansar.
Menurutnya, Porprov bukan hanya ajang memperebutkan medali, tetapi juga menjadi instrumen pembinaan dan penjaringan atlet potensial yang dapat membawa nama Kepulauan Riau ke tingkat nasional maupun internasional.
Ansar berharap semakin banyak atlet Kepri yang mampu menembus pemusatan latihan nasional (Pelatnas), SEA Games, Pra-PON hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2027.
“Teruslah berjuang dan tingkatkan prestasi. Jadikan bonus demografi yang Kepri miliki sebagai modal untuk membangun daerah menjadi lebih baik, khususnya dengan melahirkan atlet-atlet yang mampu mewakili Kepri dalam setiap ajang olahraga bergengsi,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi KONI Pusat Mayjen TNI Suwarno mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kepri, Pemerintah Kota Tanjungpinang dan KONI Kepri atas terselenggaranya Porprov VI Kepri 2026.
Ia berharap kompetisi tersebut mampu melahirkan atlet-atlet berkualitas yang dapat dipersiapkan memperkuat kontingen Kepri pada Pra-PON 2027, PON, hingga kompetisi olahraga internasional.
“Melalui Porprov ini, kita berharap semakin banyak atlet berkualitas dan berprestasi yang lahir dari Kepulauan Riau. Mereka nantinya diharapkan mampu menjadi wakil Kepri pada Pra-PON, PON, serta berbagai ajang olahraga lainnya,” ujar Suwarno.
