Pertamina Perkuat Ketahanan Energi Kepri, Pasokan BBM Batam Disokong Skema Multisumber

IDNNEWS.CO.ID, BATAM — PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Batam memperkuat ketahanan pasokan energi di Kepulauan Riau (Kepri) dengan menerapkan skema distribusi berlapis yang melibatkan sejumlah titik suplai strategis nasional, mulai dari Dumai, Bintan, Medan hingga Padang.

Skema tersebut dirancang untuk memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan avtur tetap terjaga, termasuk ketika terjadi gangguan logistik maupun keterlambatan pengiriman kapal.

Jr. SPV II Fuel Receiving & Storage PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Batam, Fongky Ocotodiano saat ditemui awak media pada Senin (14/9/2026) siang, menjelaskan pola distribusi pasokan energi di Terminal Batam disusun secara berlapis untuk mengantisipasi berbagai kondisi operasional.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Pertamina Patra Niaga: Harga Pertamax Series dan Dex Series di Kepri Turun

Menurutnya, suplai utama atau pola rutin Terminal Batam berasal dari Tanjung Uban di Pulau Bintan serta Kilang Dumai atau Refinery Unit II Dumai.

“Pola suplai kita sudah disiapkan mulai dari rutin, alternatif hingga emergency. Jadi ketika ada kondisi tertentu yang mengganggu pasokan utama, sudah tersedia skema pengalihan,” ujar Fongky.

Kedua titik tersebut menjadi bagian penting dalam menopang kebutuhan BBM di Batam dan wilayah sekitarnya. Sementara untuk mengantisipasi gangguan pada jalur utama, Pertamina menyiapkan pola alternatif dari Medan Group melalui Labuhan Deli.

Adapun dalam kondisi darurat, pasokan dapat dialihkan dari Integrated Terminal Teluk Kabung di Padang.

BACA JUGA:  Tren Energi Lebaran 2026: BBM Naik, Gasoil dan Industri Menurun

Skema multisumber tersebut menjadi salah satu strategi Pertamina dalam menjaga kesinambungan pasokan energi di wilayah kepulauan yang memiliki ketergantungan tinggi terhadap jalur distribusi laut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *