Pertamina Patra Niaga Bina KWT Kampung Berdikari Nongsa, Sabut Kelapa Disulap Jadi Cocopeat Bernilai Ekonomi

Dalam jangka panjang, hal ini dapat berkontribusi pada efisiensi biaya pangan rumah tangga, yang secara tidak langsung berkaitan dengan pengendalian inflasi pangan di daerah.

Selain itu, pengolahan limbah kelapa menjadi produk bernilai tambah juga memperkuat ketahanan ekonomi lokal, terutama di wilayah kepulauan yang memiliki keterbatasan akses terhadap bahan baku pertanian konvensional.

Dari sabut kelapa yang semula dianggap tidak berguna, KWT Kampung Berdikari Nongsa kini menemukan jalan baru.
Dengan dukungan dan pendampingan Pertamina Patra Niaga, limbah perlahan berubah menjadi peluang bukan hanya untuk lingkungan yang lebih bersih, tetapi juga bagi tumbuhnya ekonomi masyarakat dari tingkat paling kecil. (Iman Suryanto)

Bacaan Lainnya

Pos terkait