Pengembangan Batam Aero Engine Perkuat Rantai Pasok dan Kompetensi SDM Industri Penerbangan

Sementara itu, President Director Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi mengatakan, pengembangan Batam Aero Engine menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan Indonesia dalam melakukan perawatan mesin pesawat di dalam negeri.

Dengan dukungan teknologi, fasilitas, dan sumber daya manusia terampil, Batam Aero Engine diharapkan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan industri penerbangan nasional, tetapi juga melayani pasar regional.

Ia mengatakan, fasilitas di Batam berpeluang melayani kebutuhan perawatan mesin pesawat dari sejumlah negara di kawasan seiring dengan pemenuhan sertifikasi yang diperlukan.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Komisi VI DPR Beri Lampu Hijau Pencabutan Moratorium Lahan BP Batam

“Kami berharap fasilitas ini dapat melayani kebutuhan dalam negeri maupun negara-negara sahabat dan semakin memperkuat industri penerbangan Indonesia,” ujar Putut.

Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Sokhib Al Rokhman, yang mewakili Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, turut mengapresiasi pengembangan Batam Aero Engine.

Menurut Sokhib, keandalan armada penerbangan nasional sangat bergantung pada kesiapan dan kemandirian ekosistem Maintenance, Repair and Overhaul (MRO).

Kehadiran Batam Aero Engine pun menjadi momentum penting untuk memperkuat kemampuan perawatan mesin pesawat di dalam negeri sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap layanan MRO di luar negeri.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *