Penetrasi Pasar Modal di Kepri Meningkat, 483.909 Investor Tercatat hingga Desember 2025

Secara wilayah, Kota Batam menjadi daerah dengan jumlah investor terbesar di Kepri, yakni sebanyak 334.801 SID. Disusul Tanjungpinang 60.995 investor, Karimun 39.248 investor, Bintan 25.151 investor, Natuna 9.802 investor, Lingga 8.968 investor, dan Kepulauan Anambas 4.944 investor.

“Dominasi Batam sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Kepri turut berkontribusi terhadap tingginya partisipasi masyarakat dalam pasar modal. Namun demikian, kami juga terus mendorong pemerataan literasi dan inklusi keuangan di seluruh kabupaten dan kota,” jelasnya.

Menariknya, berdasarkan perbandingan jumlah investor dengan total penduduk, tercatat sekitar 1 dari 5 penduduk Kepri pada 2025 telah melakukan transaksi di pasar modal. Hal ini menunjukkan penetrasi pasar modal di daerah tersebut semakin luas.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  OJK Tegaskan Transformasi Keuangan Digital Harus Dorong Inklusi dan Pelindungan Konsumen

Sinar Danandjaya menegaskan, OJK Kepri akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku industri jasa keuangan, dan komunitas investor untuk menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami juga mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati terhadap tawaran investasi ilegal. Pastikan berinvestasi melalui lembaga yang berizin dan diawasi OJK,” tutupnya. (IMAN SURYANTO)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *