“Yang paling penting adalah bagaimana kita mengantisipasi kondisi ini. Distribusi harus terus diatur dan dipantau, sehingga kebutuhan masyarakat tetap bisa terpenuhi,” katanya.
Nyanyang juga meminta Perumda Air Minum Tirta Kepri terus melakukan pemantauan terhadap ketersediaan air baku dan kondisi waduk secara berkala.
Menurutnya, pengelolaan sumber daya air membutuhkan perencanaan dan kewaspadaan, terutama ketika memasuki periode kemarau. Pemerintah Provinsi Kepri akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menjaga pelayanan air bersih tetap berjalan optimal.
Sementara itu, Perumda Air Minum Tirta Kepri memastikan produksi air bersih secara umum masih aman. Pengaturan distribusi dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kestabilan suplai kepada masyarakat sekaligus mengantisipasi perkembangan kondisi sumber air baku.
Pemerintah Provinsi Kepri berharap masyarakat turut menggunakan air secara bijak selama musim kemarau berlangsung. Efisiensi penggunaan air dinilai penting untuk membantu menjaga ketersediaan sumber daya air hingga kondisi cuaca kembali normal. (Iman)











