OPINI : Argentina Gagalkan Mimpi 60 Tahun Inggris, Pasca-menang ‘Dramatis’ 2-1

Pengamat Pariwisata Kepri sekaligus mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar
Pengamat Pariwisata Kepri sekaligus mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kepri, Buralimar

Saat pertandingan tampak akan berlanjut ke babak tambahan waktu, Argentina justru menunjukkan mental juara. Memasuki menit kedua masa injury time, Messi kembali menjadi pembeda dengan umpan silang akurat yang disambut sundulan Lautaro Martinez. Gol tersebut memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengantar Albiceleste melaju ke final untuk kedua kalinya secara beruntun.

Lionel Messi kembali memperlihatkan perannya sebagai motor permainan Argentina. Meski tidak mencetak gol, dua assist yang dibukukannya menjadi penentu kebangkitan tim, sementara Enzo Fernandez dan Lautaro Martinez tampil sebagai penyelesai sempurna dalam momentum-momentum krusial.

Bagi Inggris, kekalahan ini menjadi pukulan yang sangat menyakitkan. Setelah tampil solid sepanjang turnamen dan sempat mengendalikan pertandingan, mereka gagal mempertahankan keunggulan pada menit-menit akhir.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  BP Batam Tegaskan Komitmen Lindungi Investor dari Praktik Premanisme, Jaga Iklim Investasi Tetap Aman

Sejumlah pengamat menilai perubahan pendekatan permainan yang terlalu defensif setelah unggul menjadi salah satu faktor utama yang dimanfaatkan Argentina untuk membalikkan keadaan.

Kemenangan ini membawa Argentina selangkah lagi mempertahankan gelar juara dunia. Di partai final, tim asuhan Lionel Scaloni akan menghadapi Spanyol dalam laga yang diprediksi menjadi pertarungan dua kekuatan terbaik turnamen. Sementara itu, Inggris akan menghadapi Prancis pada pertandingan perebutan tempat ketiga.(**)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *