OJK Tekankan Pentingnya Asuransi bagi Masa Depan Finansial Generasi Muda

IDNNEWS.CO.ID, JEMBER – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di sektor perasuransian bagi generasi muda sebagai fondasi ketahanan keuangan masyarakat dan perekonomian nasional. Edukasi sejak dini dinilai penting agar generasi muda mampu mengelola keuangan secara bijak, memahami perlindungan risiko, serta mengambil keputusan keuangan yang sehat bagi masa depan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun (PPDP) OJK, Ogi Prastomiyono, dalam kuliah umum PPDP bertajuk “Insights for the Future” yang diselenggarakan di Universitas Jember (UNEJ), Jember, Jawa Timur, Kamis (12/2).

“Risiko merupakan bagian dari kehidupan. Yang membedakan adalah kesiapan dalam mengelolanya. Asuransi hadir sebagai instrumen perlindungan agar masyarakat tidak menghadapi risiko sendirian ketika hal yang tidak diharapkan terjadi,” ujar Ogi.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  Ansar Ahmad: Pertumbuhan Ekonomi Kepri Harus Merata, Tidak Hanya Bertumpu pada Batam

Ogi menjelaskan, melalui asuransi, masyarakat dapat mengalihkan potensi kerugian finansial akibat risiko kepada perusahaan asuransi, sehingga stabilitas keuangan tetap terjaga. Meski demikian, peran strategis sektor perasuransian tersebut masih perlu didukung oleh peningkatan literasi dan inklusi keuangan.

Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2025, indeks literasi asuransi tercatat sebesar 45,45 persen, sementara indeks inklusi asuransi masih berada pada level 28,50 persen. Data tersebut menunjukkan masih adanya kesenjangan yang perlu terus dipersempit melalui edukasi yang berkelanjutan, khususnya kepada generasi muda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *