Gedung baru ini dirancang dengan prinsip governance, sustainability, dan efisiensi, mengusung konsep bangunan hijau yang hemat energi dan ramah lingkungan sesuai dengan agenda Environmental, Social, and Governance (ESG) pemerintah. Selain itu, fasilitas tersebut diharapkan menjadi pusat edukasi dan literasi keuangan bagi masyarakat, sekaligus mendukung percepatan inklusi keuangan di daerah.
Mirza juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang mendukung pembangunan gedung ini, mulai dari Pemerintah Kota Medan, DPRD, Bank Indonesia, LPS, TNI, Polri, Kejaksaan, hingga pelaku industri jasa keuangan.
“Kami berharap sinergi, komunikasi, dan kolaborasi yang baik antara OJK dan seluruh pemangku kepentingan terus terjaga guna menciptakan lingkungan usaha yang kondusif, inovatif, dan produktif di Sumatera Utara,” tambahnya.
Turut hadir dalam acara tersebut Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, beserta jajaran Forkopimda Kota Medan. Rico menyambut baik pembangunan kantor OJK yang baru ini sebagai langkah strategis memperkuat ekosistem keuangan di daerah.
“Sebagai lembaga yang memiliki peran strategis dalam mengatur, mengawasi, dan melindungi sektor jasa keuangan, kehadiran Kantor OJK yang representatif di Sumatera Utara tentu sangat dinantikan. Kami berharap gedung ini menjadi pusat koordinasi, edukasi, dan sinergi untuk menjaga stabilitas sistem keuangan dan memperluas literasi keuangan masyarakat,” kata Rico.










