Nilai Ekonomi Tinggi, Cengkih Natuna Bebas Organisme Pengganggu Siap Kuasai Pasar Industri

Rempah Natuna berasal dari beberapa pulau di Kepulauan Riau, seperti Serasan, Pulau Laut, Pulau Midai, Pulau Tiga, Pulau Bunguran, Pulau Sedanau, dan lainnya.

Hasim menambahkan cengkih menjadi komoditas penting dengan nilai ekonomi tinggi yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di daerah kepulauan. Selama ini sektor perikanan memiliki andil penting, tetapi dengan adanya pengiriman cengkih membuktikan tanah ini diberikan berkah yang melimpah.

“Pengiriman cengkih ini membuktikan sektor pertanian terus produktif di tengah-tengah kondisi global yang tidak pasti. Pertanian mampu menopang denyut nadi perekonomian daerah di perbatasan,” tambah Hasim.

Bacaan Lainnya
BACA JUGA:  BUP BP Batam: Wisman dari Malaysia Meningkat 85 Persen di 2024

Penerbitan KT-3 tentunya untuk memberikan jaminan keamanan dan kesehatan cengkih sebelum dikirim ke daerah tujuan. Selain itu untuk memastikan tidak adanya Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) yang dapat tersebar ke berbagai wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Karantina Kepri berkomitmen penuh dalam memberikan kemudahan dalam setiap permohonan tindakan Karantina melalui aplikasi Permohonan Tindakan Karantina (PTK) Online. Konsep ini sangat cocok dengan Kabupaten Natuna yang memiliki geografis yang tersebar.

Mengusung semangat baru, Karantina terus bertransformasi semakin dekat dengan masyarakat. Namun, tetap melaksanakan pengawasan dan tindakan karantina melalui “Pelindungan Maksimal Pelayanan Optimal”, karantina menjadi garda terdepan dalam ancaman bioterorisme. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *