“Kami juga mengajak seluruh anggota menjaga suasana tetap kondusif, menjunjung tinggi etika organisasi, serta mendukung seluruh tahapan pemilihan agar berjalan profesional dan transparan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Steering Committee, Agi Arisetyawan, menjelaskan pendaftaran calon dibuka mulai 9 Juli hingga 2 Agustus 2026. Seluruh bakal calon diminta menyerahkan curriculum vitae (CV) sebelum batas waktu tersebut.
Setelah pendaftaran ditutup, panitia akan melakukan verifikasi administrasi, pemeriksaan kelengkapan dokumen, serta wawancara terhadap seluruh bakal calon sebelum hasilnya disampaikan kepada pengurus pusat untuk diproses sesuai mekanisme organisasi.
“Persyaratan calon cukup lengkap karena PHRI mengharapkan sosok ketua yang benar-benar kompeten untuk membangun asosiasi menjadi lebih maju dan bermanfaat bagi seluruh anggota,” jelas Agi.
Panitia juga mengajak seluruh anggota PHRI yang memenuhi persyaratan untuk berpartisipasi dalam pencalonan.
