“Kolaborasi antara masyarakat lokal, pegiat lingkungan, pecinta mangrove, termasuk dari Jepang, telah menunjukkan hasil yang positif. Saat ini, tutupan vegetasi mangrove di kawasan Sungai Tiram semakin pulih dan tumbuh dengan baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan penanaman mangrove yang akan datang, KJK Kepri berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, legislatif, pemerintah daerah, masyarakat, serta insan pers dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.
Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya ekosistem mangrove sebagai benteng alami pesisir dari abrasi, perubahan iklim, dan bencana lingkungan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir demi generasi mendatang,” pungkas Ady Indra Pawennari. (***)










