IDNNEWS.CO.ID, Batam – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Riau memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sinergi strategis bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Riau.
Langkah ini dilakukan untuk mengintegrasikan penguatan literasi keuangan dengan program ketahanan keluarga guna mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayah Kepulauan Riau.
Demikian disampaikan Kepala OJK Provinsi Kepulauan Riau Sinar Danandjaya dalam pertemuan dengan Kepala Perwakilan BKKBN Kepulauan Riau Rohina di kantor BKKBN Kepulauan Riau di Batam, Rabu (8/4/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Sinar Danandjaya menyampaikan apresiasi atas peran BKKBN dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui berbagai program pembinaan. Upaya tersebut dinilai penting karena kondisi ekonomi keluarga yang sehat dapat mendukung kemampuan masyarakat dalam mengelola keuangan dan memenuhi kewajiban finansialnya.
Hal ini sejalan dengan terjaganya kualitas kredit Bank Umum di Provinsi Kepulauan Riau, yang tercermin dari rasio Non-Performing Loan (NPL) sebesar 2,34 persen (yoy) pada Desember 2025, membaik dibandingkan posisi Desember 2024 sebesar 2,84 persen (yoy).
“Perbaikan rasio kredit bermasalah ini menunjukkan bahwa kemampuan masyarakat dalam menjaga kewajiban finansialnya semakin baik. Dalam konteks tersebut, berbagai upaya pembinaan keluarga, termasuk yang dilakukan BKKBN, dapat turut mendukung penguatan ketahanan ekonomi keluarga yang pada akhirnya berkontribusi terhadap stabilitas sektor jasa keuangan di daerah,” ujar Sinar.










