Antusiasme ini terlihat dari persiapan mandiri yang dilakukan para orang tua. Sebagian dari mereka membawa atribut dukungan, mulai dari spanduk hingga seragam khusus. Bagi para orang tua, kejurnas ini adalah momen bersejarah melihat jerih payah anak-anak mereka berlatih setiap hari akhirnya berbuah kesempatan tampil di tingkat nasional.
“Melihat semangat mereka berlatih pagi dan malam, kami sebagai orang tua tentu tidak ingin melewatkan momen ini. Kami ingin mereka merasa bahwa mereka tidak berjuang sendirian di lapangan,” ujar Mama Aditya Deprison salah satu perwakilan orang tua atlet dengan penuh bangga.
Kehadiran “suporter garis keras” dari kalangan keluarga ini diharapkan menjadi suntikan energi tambahan bagi para pemain LAC saat menghadapi tekanan kompetisi di GOR Pasar Minggu Jakarta Selatan, dan GOR PPOP DKI Jakarta.
Tim Bola Voli Legenda Amor Club juga membawa Wasit pendamping asal Anambas -Bintan Muhammat Ramadan alias Rama Wasit Nasional, nantinya wasit tersebut diharapkan bisa maksimal dalam bertugas, dan di harapkan bisa mengharumkan nama baik LAC maupun Anambas dan Bintan khususnya Provinsi Kepulauan Riau.
Radithya Rafif Altiri Atlet LAC merasa bangga atas keikutsertaannya di Kejurnas Bola Voli U-18 tahun 2026 di Jakarta, dirinya berharap kedepannya dirinya bisa lebih giat lagi dalam bermain Bola Voli untuk mengharumkan nama baik Club LAC dan Kota Batam Kepulauan Riau.
“Ini suatu kebanggaan bagi kami dari kota kecil bisa bertanding di kancah Nasional, semoga keikutsertaan kita di Kejurnas U-18 ini bisa memotivasi generasi muda di Kota Batam Kepulauan Riau,” ucapnya. (RILIS)










